Wagub Maluku Imbau Masyarakat dan Pendukung Timnas Belanda Menjaga Ketertiban Selama Turnamen
- account_circle Redaksi
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Burupos.com – Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menyampaikan imbauan siber kepada seluruh pencinta sepak bola di daerah Maluku, khususnya para pendukung setia Tim Nasional Belanda (Holland) dalam memeriahkan gelaran Piala Dunia 2026, yang ditayang pada akun Facebook “Any Vanath”, Rabu (10/06/2026). Beliau mengajak para suporter untuk tetap mengutamakan ketertiban, keamanan, dan sikap saling menghormati antarpendukung tim, baik sebelum maupun sesudah pertandingan berlangsung.
Langkah ini diambil guna mematahkan stigma negatif yang menganggap konvoi pendukung Belanda kerap memicu situasi tidak tertib di jalan raya. Beliau menegaskan bahwa loyalitas kepada tim kebanggaan harus dibarengi dengan kedewasaan sikap sebagai masyarakat yang cerdas.
“Kali ini kita harus menunjukkan bahwa kita tidak saja fanatik, tetapi kita mampu menjaga ketertiban di Maluku. Oleh karena itu, pada saat kita konvoi menjelang atau setelah Belanda bermain, kalah atau menang, kita akan menunjukkan kepada teman-teman kita pendukung dari tim yang lain bahwa kita adalah orang-orang cerdas yang juga menjaga keamanan,” ujar Wakil Gubernur saat memberikan keterangan.
Ikatan Emosional Maluku dan Sepak Bola Belanda
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengungkapkan alasan mendalam di balik besarnya dukungan masyarakat Maluku terhadap tim ‘Oranye’. Menurutnya, ketika perkembangan sepak bola domestik di Maluku dinilai sedang kurang menonjol, para pesepak bola keturunan Maluku yang berkarier di Belanda hadir sebagai penjaga eksistensi dan kebanggaan daerah di kancah internasional.
Menjaga Kedamaian di Tengah Perbedaan Dukungan
Suasana wawancara juga sempat diwarnai kelakar ringan ketika beliau menceritakan perbedaan pilihan politik sepak bola di dalam rumah tangganya sendiri. Sang istri yang semula merupakan pendukung Belanda, kini dilaporkan berbalik arah mendukung Timnas Jerman. Namun, melalui analogi tersebut, beliau justru berpesan bahwa perbedaan dukungan adalah hal yang lumrah dan harus disikapi dengan kepala dingin.
Menutup pernyataannya, Wakil Gubernur mengajak seluruh elemen suporter dari berbagai tim untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Maluku selama agenda nonton bareng (nobar). Ia berharap Maluku tetap ramai oleh euforia pesta bola, namun sekaligus tetap aman, damai, dan menjunjung tinggi sportivitas dalam menerima hasil kalah maupun menang.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar