Nakhoda Baru Badan Gizi Nasional Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pimpinan BGN yang baru resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (08/06/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Burupos.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). Pelantikan ini menandai dimulainya era baru kepemimpinan BGN dalam mengawal program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi masyarakat, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam prosesi pelantikan tersebut, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Sementara itu, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn) Trenggono dipercaya mendampingi sebagai Wakil Kepala BGN. Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
Kehadiran jajaran pimpinan baru ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperkuat tata kelola dan efektivitas pelaksanaan program-program strategis BGN. Fokus utama yang akan dikedepankan adalah peningkatan kualitas pengawasan, transparansi, serta ketepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, sebelumnya telah menegaskan pentingnya peningkatan kualitas program dibanding sekadar mengejar kuantitas penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap bantuan makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi, keamanan pangan, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dengan kepemimpinan baru ini, BGN berkomitmen memperkuat pengawasan mutu makanan, memperbaiki sistem distribusi, serta memastikan setiap porsi Makan Bergizi Gratis sampai kepada penerima manfaat dengan kualitas terbaik. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung visi pemerintah mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program gizi nasional sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan pemenuhan gizi masyarakat Indonesia dapat terus meningkat demi melahirkan generasi unggul yang menjadi kekuatan pembangunan nasional di masa mendatang. [TS]
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar