Gubernur Maluku Paparkan Program Hilirisasi Pertanian, Mentan Setujui Pengembangan Kelapa dan Dukung Hilirisasi Ubi Kayu di Buru Selatan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
- visibility 99
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan Bupati Buru Selatan serta sejumlah kepala daerah saat memaparkan program hilirisasi pertanian di Gedung Kementerian Pertanian, Selasa (09/06/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Burupos.com – Upaya Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dalam mendorong transformasi sektor pertanian mulai menunjukkan hasil nyata. Program pengembangan hilirisasi ubi kayu berskala besar yang diinisiasi untuk Kabupaten Buru Selatan resmi mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Dukungan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, bersama Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Bupati Buru Selatan, La Hamidi, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (09/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pertanian memberikan restu terhadap pengembangan industri hilirisasi ubi kayu di Buru Selatan sebagai salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian daerah.
Program ini merupakan gagasan besar Pemerintah Provinsi Maluku yang mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Buru Selatan. Kehadiran proyek hilirisasi tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi daerah yang selama ini memiliki potensi lahan pertanian luas, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk pengembangan industri berbasis hasil pertanian.
Melalui hilirisasi ubi kayu, Buru Selatan diharapkan tidak hanya menjadi sentra produksi bahan baku, tetapi juga berkembang menjadi kawasan industri pengolahan yang mampu menciptakan nilai ekonomi lebih tinggi. Program ini diproyeksikan menjadi arah baru pembangunan sektor pertanian daerah dengan membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa proyek hilirisasi ubi kayu di Buru Selatan sejalan dengan agenda besar Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.
“Proyek ini sangat sejalan dengan visi dan misi Bapak Presiden Prabowo, yaitu mewujudkan swasembada pangan nasional. Sebagai langkah awal untuk mendukung program ini, Kementerian Pertanian akan mengirimkan sejumlah alat dan mesin pertanian berupa beberapa unit traktor ke Buru Selatan guna membuka lahan-lahan potensial yang telah disiapkan bagi kelompok tani,” ujar Amran.
Dukungan berupa bantuan alat dan mesin pertanian tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah pusat dalam mengawal realisasi program yang diyakini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di Kabupaten Buru Selatan.
Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dapat mempercepat pelaksanaan program sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha di sektor pertanian.
Dengan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian, hilirisasi ubi kayu kini menjadi salah satu proyek unggulan yang diproyeksikan membawa perubahan besar bagi sektor pertanian Buru Selatan, sekaligus memperkuat posisi Maluku dalam mendukung ketahanan pangan nasional. [TS]
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar