Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dugaan Peredaran Bawang Merah Ilegal di Sumatera Utara

Dugaan Peredaran Bawang Merah Ilegal di Sumatera Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Burupos.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan respons cepat dan terbuka terhadap aspirasi mahasiswa dalam Diskusi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia yang digelar di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Dalam forum yang dihadiri sekitar 118 perwakilan mahasiswa dari berbagai daerah tersebut, Mentan Amran langsung menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran di sektor pertanian yang disampaikan peserta.

Dua laporan yang langsung direspon yakni dugaan peredaran bawang merah ilegal di Sumatera Utara serta kelangkaan pupuk subsidi bagi petani bawang merah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Atas laporan tersebut Mentan Amran langsung melakukan sambungan telepon kepada pihak terkait di daerah.

“Terima kasih mahasiswa. Inilah yang kita harapkan. Kalau ada pelanggaran, laporkan. Tidak boleh ada pembiaran. Kita berantas mafia, kita tindak tegas,” tegas Mentan Amran di hadapan peserta diskusi.

Ia bahkan langsung mencoba menghubungi aparat penegak hukum di Sumatera Utara terkait laporan bawang merah ilegal yang dinilai merugikan petani lokal. Menurutnya, praktik ilegal seperti itu tidak boleh dibiarkan karena dapat merusak harga pasar dan melemahkan kesejahteraan petani.

“Nah itu ditangkap, masukkan penjara. Kapan negeri ini bisa makmur kalau ada pembiaran? Sama dengan beternak kejahatan di republik ini,” ujarnya.

Selain itu, laporan dari mahasiswa asal NTB terkait kelangkaan pupuk subsidi juga langsung direspons cepat. Mentan Amran menegaskan akan segera menelusuri distribusi pupuk di wilayah tersebut dan memastikan tidak ada penyimpangan di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Mentan Amran juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah dalam mengawal kebijakan publik, khususnya di sektor pertanian. Ia mengapresiasi sikap mahasiswa yang dinilai kritis namun tetap konstruktif.

“Kita butuh pengkritik yang konstruktif. Bukan fitnah, tapi kritik berbasis data. Kita buka apa adanya, tidak ada yang ditutup-tutupi,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas praktik mafia di sektor pertanian. “Ada koruptor, kita penjarakan. Di sektor pertanian sudah 76 tersangka. Ini bukti bahwa kita tidak main-main,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator BEM SI Wilayah Sumatera Utara, Muzan Mirisan, mengapresiasi respons cepat Mentan Amran atas aporan mahasiswa. Ia menyebut, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan di lapangan.

“Kita apresiasi kepada Pak Menteri, ada beberapa tadi yang  langsung ditindaklanjutin ya. Di Sumatera Utara, kita menyoroti kasus bawang merah ilegal yang ada. Kami berharap setelah kegiatan ini bisa dapat dibasmi mafia-mafia, terutama bawang merah ilegal yang masuk ke daerah Sumatera Utara,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Abdi Maludin, mahasiswa asal NTB yang melaporkan persoalan pupuk. Ia menjelaskan bahwa ada oknum yang mempermainkan sehingga pupuk bersubsidi tidak sampai ke petani bawang merah. Ia menilai respons cepat Mentan Amran menjadi bukti keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi mahasiswa.

“Saya lihat Pak Menteri langsung merespon dan berkoordinasi saat itu juga. Ini yang kami harapkan, agar persoalan di daerah bisa cepat ditangani,” katanya.

Melalui forum dialog ini, Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan generasi muda serta memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat, transparan, dan tegas.

Tags
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Pasar Kasongan Rugikan Puluhan Pedagang

    Kebakaran Pasar Kasongan Rugikan Puluhan Pedagang

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Burupos.com – Kebakaran besar melanda kawasan Pasar Kasongan di Kalimantan Tengah, jumat, 8 Mei 2026 dan menghanguskan puluhan kios milik pedagang. Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari ketika sebagian besar aktivitas pasar mulai sepi. Api dengan cepat membesar karena banyak bangunan kios terbuat dari material mudah terbakar. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu beberapa jam untuk […]

  • Brasil, Satu-Satunya Negara yang Tak Pernah Absen di Piala Dunia

    Brasil, Satu-Satunya Negara yang Tak Pernah Absen di Piala Dunia

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Burupos.com – Di panggung sepak bola dunia, tidak ada negara yang memiliki hubungan sedekat Brasil dengan Piala Dunia FIFA. Sejak turnamen pertama digelar di Uruguay pada tahun 1930, tim berjuluk Selecao selalu hadir dan menjadi bagian dari setiap edisi Piala Dunia. Hingga Piala Dunia 2026, Brasil tercatat sebagai satu-satunya negara yang tidak pernah absen dari […]

  • Maruli Siahaan : Penegakan Hukum Tak Boleh Gunakan Kekerasan

    Maruli Siahaan : Penegakan Hukum Tak Boleh Gunakan Kekerasan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Burupos.com – Maruli Siahaan menyoroti serius dugaan praktik kekerasan dalam proses penyidikan kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman yang kini menjadi perhatian publik nasional. Kasus tersebut mencuat setelah terdakwa, Ririn Rifanto, mengaku mengalami penyiksaan selama pemeriksaan hingga dipaksa mengakui perbuatan yang menurutnya tidak dilakukan. Dalam sejumlah pemberitaan, terdakwa juga mengklaim mengalami pemukulan yang menyebabkan cedera […]

  • Pemerintah Targetkan 1.000 Desa Nelayan Beroperasi pada 2026

    Pemerintah Targetkan 1.000 Desa Nelayan Beroperasi pada 2026

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Burupos.com – Pemerintah Indonesia menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan yang akan mulai beroperasi pada tahun 2026. Program ini diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat sektor kelautan nasional. Dalam program tersebut, setiap desa nelayan akan dilengkapi fasilitas penting seperti pabrik es, gudang pendingin, akses BBM, dan […]

  • Atmosfer Modern Futsal di Žalgirio Arena photo_camera 1

    Atmosfer Modern Futsal di Žalgirio Arena

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Burupos.com – Futsal di Eropa Barat dan kawasan Eropa modern berkembang sangat cepat dalam satu dekade terakhir. Salah satu venue yang paling banyak diperbincangkan oleh komunitas futsal internasional adalah Žalgirio Arena. Arena ini dikenal sebagai salah satu venue indoor terbesar di kawasan Baltik dan dipilih UEFA sebagai lokasi penting untuk gelaran UEFA Futsal EURO 2026. […]

  • Pesona Pantai Jikumerasa

    Pesona Pantai Jikumerasa

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Burupos.com – Pantai Jikumerasa merupakan salah satu destinasi wisata paling terkenal di Pulau Buru. Pantai ini berada di Kecamatan Lilialy, tidak terlalu jauh dari Kota Namlea sehingga mudah dijangkau wisatawan lokal maupun luar daerah. Keindahan pantainya langsung terlihat dari hamparan pasir putih yang bersih berpadu dengan air laut berwarna biru toska. Suasana pantai yang tenang […]

expand_less