BUBK Kembali Panen Raya, Presiden: Menambah Kekayaan Bangsa dan Menambah Penghasilan Rakyat.
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- visibility 86
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden RI Prabowo Subianto ketika menyampaikan sambutan pada kegiatan panen raya udang di kawasan BUBK, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/05/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Burupos.com – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja pada kegiatan hasil panen raya di lokasi tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) yang sukses mencetak 40 ton per Ha dengan total luas lahan 64 hektare di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/05/2026).
Prabowo langsung hadir di lokasi kegiatan panen raya udang di kawasan BUBK dengan penuh keyakinan atas pencapaian dan tujuan yang telah diraih.
“Hari ini saya hadir menyaksikan panen raya udang di proyek ini, sudah 3 tahun dan hasil panennya sudah di tingkat tertinggi, tingkat dunia,” kata Prabowo dalam sambutan pada acara panen raya udang BUBK Kebumen.
Mantan Menteri Pertahanan RI BUBK Kembali Panen Raya, Presiden : Menambah kekayaan Bangsa dan Menambah Penghasilan Rakyat.Periode 2019-2024 itu menyampaikan bahwa proyek ini sangat produktif dan sangat menjanjikan.
“Tadi saya diberi laporan satu hektare bisa menghasilkan 40 ton. Luar biasa 40 ton ya berarti dan harganya sangat bagus, harganya 70 ribu per kilo, berarti per ton 70 Juta, ya? Jadi, ini sangat bagus, sangat produktif “. Katanya.
Panen raya udang tambak BUBK yang ke-8 dengan pencapaian hasil yang memuaskan dan juga menyerap tenaga kerja pribumi sebanyak 650 pekerja setempat dan nilai kisaran produksi mencapai Rp67,2 miliar per siklus dan bisa berpotensi menembus Rp134,4 miliar per tahun.
“BUBK Kebumen dengan luas 65 hektare menciptakan lapangan kerja yang bisa diserap 650 orang setempat dan sedang dibangun di Waingapu dengan 2.000 hektare, Gorontalo dengan keluasan 200 hektare, dan Pantura 14 ribu hektare”. Ujarnya.
Prabowo menegaskan bahwa kedepannya kita mempercepat proses pembangunan produktif, yang artinya menghasilkan nilai tambah, menambah kekayaan bangsa Indonesia dan menambah penghasilan rakyat kita.
“Banyak yang sudah kita capai ya, kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, jagung. Kemudian, protein kita telur ayam, daging kita masih belum. Ini sudah kita kerjakan, mungkin kita empat tahun lagi, lima tahun lagi, kita swasembada daging, Pangan, relatif kita aman”. Tegas Prabowo. [HM]
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar