Visa AS Jadi Kendala, Timnas Iran Hadapi Ketidakpastian Jelang Piala Dunia 2026
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
- visibility 109
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Burupos.com – Ketidakpastian visa masuk ke Amerika Serikat membayangi persiapan Timnas Iran menjelang tampil pada Piala Dunia FIFA 2026. Hingga akhir Mei 2026, sejumlah pemain dan ofisial Iran dilaporkan masih menunggu kepastian dokumen perjalanan untuk memasuki wilayah Amerika Serikat, yang menjadi salah satu tuan rumah turnamen bersama Kanada dan Meksiko.
Situasi tersebut memicu kekhawatiran di internal Federasi Sepak Bola Iran. Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, bahkan mengaku belum dapat memastikan apakah seluruh pemain akan memperoleh visa tepat waktu. Kondisi ini dinilai membuat Iran tidak berada dalam posisi yang setara dibandingkan negara peserta lain yang telah lebih dulu menyelesaikan seluruh proses administrasi menuju turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, Iran memindahkan markas pemusatan latihan mereka dari Tucson, Arizona, ke Kota Tijuana di Meksiko. Keputusan tersebut telah mendapat persetujuan dari FIFA setelah mempertimbangkan berbagai kendala logistik, keamanan, dan persoalan visa yang dihadapi delegasi Iran. Dari Tijuana, skuad Iran direncanakan melakukan perjalanan menuju lokasi pertandingan grup yang tetap digelar di Amerika Serikat.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, sebelumnya menyatakan negaranya bersedia menjadi tuan rumah bagi tim Iran selama perhelatan Piala Dunia. Pernyataan itu muncul setelah laporan bahwa pemerintah Amerika Serikat tidak menginginkan tim Iran bermarkas di wilayahnya akibat meningkatnya ketegangan politik antara kedua negara. Meski demikian, FIFA tetap memastikan Iran akan berpartisipasi dalam turnamen dan mempertahankan jadwal pertandingan mereka di kota-kota Amerika Serikat.
Di tengah polemik tersebut, Federasi Sepak Bola Iran terus berkoordinasi dengan FIFA guna memperoleh kepastian terkait penerbitan visa, termasuk visa multiple-entry bagi pemain dan staf. Kepastian tersebut menjadi krusial karena Iran dijadwalkan menjalani seluruh laga fase grup di Amerika Serikat, termasuk pertandingan melawan New Zealand national football team, Belgium national football team, dan Egypt national football team. Hingga kini, FIFA dan otoritas terkait masih berupaya mencari solusi agar persoalan administrasi tersebut tidak mengganggu jalannya kompetisi.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar