Koordinasi Bapenda Maluku dan Pertamina Bahas Stabilitas Stok BBM serta Optimalisasi PAD
- account_circle RedBP
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
- visibility 150
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sumber foto: Facebook Bapenda Maluku
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Burupos.com – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku menggelar rapat koordinasi bersama pimpinan PT Pertamina Patra Niaga MOR VIII Regional Papua-Maluku dalam rangka pembahasan stok dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Maluku.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak Pertamina dalam mendukung pembangunan daerah melalui sektor pajak daerah, sekaligus menopang program Sapta Cita Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.
Kepala Bapenda Provinsi Maluku, Djalaludin Salampessy menyampaikan bahwa BBM memiliki peran vital sebagai penggerak utama roda perekonomian di wilayah kepulauan Maluku. Selain itu, distribusi BBM juga sangat berpengaruh terhadap stabilitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Rabu (20/05/2026).
“BBM memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Maluku, sekaligus menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas PAD melalui sektor PBBKB,” ujar Djalaludin Salampessy.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Bapenda memiliki keterkaitan erat dengan Pertamina sebagai mitra strategis, terutama dalam pengelolaan dan pemungutan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang menjadi salah satu sumber utama PAD Provinsi Maluku.
Menurutnya, Pertamina sebagai penyedia energi berkewajiban menyampaikan data distribusi BBM secara berkala, sementara Bapenda memastikan akurasi pelaporan dan optimalisasi penerimaan pajak daerah.
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas berbagai isu yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan BBM di wilayah Maluku, termasuk langkah-langkah strategis dalam menjaga ketersediaan stok BBM agar tetap aman dan stabil bagi masyarakat.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Pertamina dalam menjaga kelancaran distribusi energi, sekaligus meningkatkan kontribusi sektor pajak daerah bagi pembangunan Maluku. (TS)
- Penulis: RedBP

Saat ini belum ada komentar