Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Komisi III DPR Tinjau Implementasi KUHP dan KUHAP

Komisi III DPR Tinjau Implementasi KUHP dan KUHAP

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Burupos.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyatakan implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP menandai fase baru reformasi hukum pidana nasional, yang mana kedua regulasi tersebut mulai diberlakukan secara efektif sejak awal 2026.

Baginya, kehadiran KUHP dan KUHAP bukan sekadar menggantikan produk hukum lama, melainkan menjadi langkah transformasi dari sistem hukum kolonial menuju sistem hukum nasional yang lebih modern dan berkeadilan. Apalagi, terangnya, implementasi kedua undang-undang tersebut di lapangan menghadirkan dinamika tersendiri, khususnya bagi aparat penegak hukum di Bali, baik kepolisian yang dipimpin oleh Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si dan kejaksaan yang dipimpin oleh Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H.

“Paradigma baru hukum pidana menekankan keseimbangan antara keadilan korektif, rehabilitatif, dan restoratif, tanpa mengabaikan kepastian hukum,” ucap Sahroni saat membuka agenda Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI di Kantor Kejaksaan Tinggi Bali, Kota Denpasar, Bali, Jumat (10/4/2026).

Dalam konteks Provinsi Bali, dirinya menilai tantangan implementasi menjadi lebih kompleks. Sebagai daerah tujuan wisata internasional dengan mobilitas tinggi dan interaksi lintas negara, ia memperhatikan Bali menghadapi ragam perkara pidana yang membutuhkan penanganan adaptif terhadap sistem hukum baru.

Di sisi lai, paparnya, perubahan signifikan dalam KUHP, seperti pengakuan hukum yang hidup di masyarakat (living law), penerapan pidana alternatif, serta pendekatan restoratif, disebut membutuhkan kesamaan pemahaman antarpenegak hukum. Sementara itu, pembaruan dalam KUHAP berdampak pada mekanisme penyelidikan, penyidikan, hingga penuntutan.

“Diperlukan harmonisasi penafsiran antar lembaga, penyesuaian prosedur kerja, serta pemanfaatan teknologi dalam sistem peradilan pidana. Di sisi lain, aspek akuntabilitas dan perlindungan hak asasi manusia juga harus diperkuat,” katanya.

Selengkapnya baca via : Komisi III DPR Tinjau Implementasi KUHP dan KUHAP di Bali

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalnya Pelayanan dan Fasilitas Lapas Kelas II

    Optimalnya Pelayanan dan Fasilitas Lapas Kelas II

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Burupos.com – Efisiensi anggaran tidak berarti mengurangi fasilitas dan pengelolaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), khususnya di Lapas Kelas II Bengkulu. Hal itu tercermin saat Komisi XIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Lapas tersebut yang terlihat rapi dan berjalan dengan baik itu. Dalam kunjungan kerja tersebut, Anggota Komisi XIII DPR RI Umbu Kabunang Rudi Yanto pun […]

  • Menhan Hadiri Wisuda Unhan RI 2026 di Bogor

    Menhan Hadiri Wisuda Unhan RI 2026 di Bogor

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Burupos.com – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Doktor Universitas Pertahanan Republik Indonesia Tahun 2026 di Aula Merah Putih Unhan RI, Kawasan IPSC Sentul, Bogor, Kamis (9/4/2026). Pada kesempatan tersebut, sebanyak 466 peserta didik telah menyelesaikan pendidikan, yang terdiri atas 76 lulusan Program Sarjana (S-1), 385 lulusan […]

  • Masyarakat Curhat ke Dewan Soal SPMB di Makassar

    Masyarakat Curhat ke Dewan Soal SPMB di Makassar

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Burupos.com – Suara hati masyarakat di Makassar dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2026 sampai ke telinga anggota dewan. Masyarakat di Kota Anging Mammiri itu mengaku kecewa terhadap sistem seleksi yang dianggap belum sepenuhnya mencerminkan integritas. Merespons hal itu, Anggota Komisi X DPR RI Eva Stevany Rataba menekankan bahwa proses seleksi dan standar biaya pendidikan […]

  • Menpar Tegaskan Perkuat Sinergi dengan Komisi VII DPR RI

    Menpar Tegaskan Perkuat Sinergi dengan Komisi VII DPR RI

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Burupos.com – Ketua Komisi VII DPR RI Saleh P. Daulay menyampaikan pihaknya memahami laporan realisasi anggaran serta dampak global terhadap pariwisata nasional. Namun demikian, Komisi VII DPR RI meminta Kementerian Pariwisata untuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang telah disampaikan. Rekomendasi tersebut antara lain mencakup peninjauan kembali struktur anggaran pada setiap unit kerja eselon I agar lebih […]

  • Kemhan Siap Dukung SDM Program Prioritas Presiden

    Kemhan Siap Dukung SDM Program Prioritas Presiden

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Burupos.com – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto menghadiri Rapat Tingkat Menteri (RTM) Penyiapan Dukungan Pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden yang digelar di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jakarta, Kamis (9/4/2026). Rapat yang dipimpin oleh Menteri PANRB Rini Widyantini ini menekankan […]

  • Rieke Diah Pitaloka Soroti Penguatan Sistem Keimigrasian

    Rieke Diah Pitaloka Soroti Penguatan Sistem Keimigrasian

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Burupos.com – Anggota komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka, menegaskan pentingnya perubahan perspektif terhadap sistem keimigrasian di Indonesia dan keimigrasian tidak boleh lagi dipandang sekadar sebagai layanan administratif, melainkan bagian integral dari sistem pertahanan negara. Menurutnya, langkah awal yang perlu dilakukan adalah membangun pemahaman bahwa fungsi keimigrasian berkaitan langsung dengan kedaulatan nasional. “Keimigrasian adalah […]

expand_less